Dalam setiap perencanaan strategi digital berawal dari brief yang memuat tujuan, masalah hingga goals yang ingin dicapai. Dari brief ini, dimulai dengan analisis digital asset yang dimiliki brand saat itu seperti social media ataupun website, menganalisa industri, mencari data yang relevan dengan masalah brand dan melihat kompetitor brand.
Dari analisa yang sudah dilakukan, maka dapat disusun ke big idea, hingga ke communication strategi yang ingin disampaikan ke audience. Dari sini, lanjut ke content pillar hingga, penyusunan daily konten.
Dalam penyusunan konten, terdapat parameter goals yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan brand, diantaranya, ada awareness (mulai dari membangun kesadaran merek), Consideration (menarik minat audience agar masuk ke tahap pertimbangan), dan Conversion (mendorong audience melakukan tindakan nyata seperti pembelian). Ketiga tahapan ini dibutuhkan untuk membentuk Trust.
Yuk, kita bedah satu-satu parameter goals untuk menarik minat hingga terbentuknya trust.
Apa Itu Awareness, Consideration, dan Conversion?
1. Awareness
Awareness adalah tahapan awal di mana brand ingin dikenal oleh audience yang lebih luas. Fokus utamanya adalah memperkenalkan brand, produk, dengan pesan/kesan yang ingin dikenal oleh target market (Audience).
Di tahap ini, audience mulai mengenal dan mengetahui keberadaan brand, walaupun belum tentu dibutuhkan pada saat itu, namun secara tidak langsung brand sudah terpatok di ingatan.
Konten Awareness biasanya bersifat ringan, informatif, dan mudah diingat, tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepada audience yang lebih luas, contohnya:
- Edukasi ringan & informatif
- Storytelling
- Konten hiburan/momen viral yang mudah diingat
*ke-3 tipe konten di atas, bisa diselipkan usp dari produk
Campaign Awareness
Campaign ini biasa menjangkau audience seluas mungkin dengan maksud tujuan untuk pengenalan produk atau brand launching. Seperti melakukan digital activation seperti giveaway atau free sampling.
ADS Awareness
Berfokus pada bagaimana brand bisa dikenal seluas mungkin. Di tahap ini, brand dapat menjalankan ads Reach dan Impressions untuk menyebarkan dan memaparkan informasi mengenai brand. Tujuannya bukan langsung menjual, tetapi membangun awareness dan mengenalkan brand ke audience baru.
2. Consideration
Consideration berada pada tahap di mana audience sudah mengenal brand dan mulai menunjukan ketertarikan. Mereka akan mencari informasi lebih lanjut, membandingkan, hingga mempertimbangkan apakah brand tersebut dapat memenuhi kebutuhan mereka.
Konten Consideration berperan dalam membantu audience mengenal brand lebih mendalam, contohnya:
- Review produk
- Edukasi mendalam mengenai produk
- Testimoni
Campaign Consideration
Bertujuan membangun kepercayaan dan memperkuat persepsi brand. Umumnya menyasar audience yang sudah pernah berinteraksi sebelumnya. Campaign ini mengajak audience agar mau mencoba produk, mengadakan challenge untuk menggunakan produk tertentu.
ADS Consideration
Audience sudah mulai mengenal brand dan menunjukkan ketertarikan. Di fase ini, dapat menjalankan ads dengan objective Profile Visit, Engagement, dan Video Views. Artinya, audience tidak hanya melihat, tapi mulai berinteraksi, mencari tahu lebih dalam, dan meluangkan waktu untuk memahami produk atau layanan yang ditawarkan.
3. Conversion
Di tahap ini audience sudah mulai melakukan tindakan seperti membeli produk, mendaftar atau mengisi form.
Konten Conversion sudah berfokus untuk mendorong tindakan nyata, contohnya:
- Promo/Diskon
- Demo produk
- Penawaran terbatas kepada audience
Campaign Conversions
Difokuskan pada performa dan hasil nyata, seperti penjualan, leads, atau pendaftaran. Target audience lebih spesifik dan tersegmentasi.
ADS Conversion
Di mana fokus bergeser ke aksi nyata. Pada fase ini, campaign diarahkan untuk mendorong audience mengambil keputusan, mengunjungi website, mengisi form, hingga melakukan pembelian. Ads objective yang dapat digunakan adalah Click to Website, Leads, dan Purchases. Selain itu brand juga dapat menjalankan ads CPAS (Collaborative Partnership Ads) dari Meta yang dapat dihubungkan langsung ke marketplace resmi brand. Penjalanan CPAS dapat memperlihatkan ROAS (return on Ad Spend).
Kesimpulan
Awareness, Consideration, dan conversion tidak saling menggantikan, melainkan saling melengkapi. Konsistensi dalam membangun hal tersebut adalah kunci agar brand tetap relevan, mudah diingat, dan dipilih oleh audience di tengah persaingan yang semakin tinggi.
Dalam perjalanannya, brand dapat melakukan proses secara bersamaan, dengan cara ini brand tidak hanya fokus membangun awareness, tetapi tetap bisa membangun interaksi, dan mendapatkan penjualan.
Dengan konten yang relevan, merespon audience yang bertanya, bertanggung jawab terhadap komplain yang masuk, brand bisa merebut hati audience. Maka dengan sendirinya, akan tercipta loyalitas audience dan dapat berpengaruh ke sales yang tinggi.
Brand kamu butuh strategi digital mulai dari awareness sampai conversion? Yuk, konsultasikan kebutuhanmu bersama ART Digital.
See You 😉