CLOSE
Article Image -

Article

Bukan Sekadar Social Media Hiburan, Tiktok Mulai Jadi Search Engine


Sharing:

Semakin berkembangnya platform digital, membuat perubahan juga pada kebiasaan pengguna untuk mencari informasi. Sebelum marak konten viral di sosial media, audience biasanya akan mencari informasi melalui mesin pencari seperi Google, bahkan ada kalimat terkenal seperti “coba tanya mbah Google”

 

Tapi saat ini hal tersebut sudah mulai bergeser di mana, ketika mencari suatu informasi atau hal yang sedang tren, kebanyakan audience akan membuka platform sosial media salah satunya adalah Tiktok.

 

Pada studi di LinkedIn, sekitar 40% generasi muda menggunakan Tiktok saat mencari kebutuhan mereka, contoh: mencari kafe atau restoran. Riset dari Adobe pun demikian, disebutkan bahwa Tiktok adalah search engine nomor empat paling populer di dunia.

 

Di Indonesia sendiri, Tiktok menjadi aplikasi dengan rata-rata pengguna paling aktif menurut We Are Social yaitu 1 jam 53 menit per hari.

 

Kenapa Bisa TikTok Sepopuler Itu?

Ini karena TikTok memiliki fitur pendukung sebagai search engine, seperti:

  • For You Page (FYP) yang menampilkan konten sesuai minat audience secara otomatis
  • Pencarian mudah dengan keyword, hasil pencariannya pun langsung berbasis video yang lebih informatif dan menarik
  • Trending Search, yang membantu pengguna mengetahui topik terkini yang sedang ramai dibahas
  • Penggunaan & pencarian hashtag sesuai minat audience, sehingga konten lebih mudah ditemukan

 

Selain fitur-fitur di atas, ada faktor lain yang membuat TikTok unggul sebagai platform pencarian, yaitu format konten video pendek yang lebih mudah dicerna. Dibandingkan membaca artikel panjang, banyak pengguna — terutama Gen Z — lebih memilih menonton video singkat berdurasi 30–60 detik yang langsung menjawab pertanyaan mereka secara visual.

Faktor kepercayaan juga berperan besar. Konten di TikTok sering kali dibuat oleh pengguna nyata (user-generated content) yang berbagi pengalaman pribadi, sehingga terasa lebih autentik dibandingkan dengan hasil pencarian Google yang didominasi oleh artikel-artikel berbayar atau iklan.

Bisakah TikTok Menyaingi Google sebagai Search Engine?

Secara fungsi, TikTok dan Google sebenarnya masih memiliki perbedaan mendasar.

Google unggul dalam hal kedalaman dan keakuratan informasi, cocok untuk pencarian yang membutuhkan data spesifik, riset mendalam, atau informasi teknis. Sementara TikTok lebih unggul dalam hal penemuan konten berbasis pengalaman. Seperti yang dilampirkan pada riset Adobe, konten yang banyak dicari pengguna Tiktok diantaranya:

  • Video Tutorial/Panduan/How-to
  • Review produk/layanan
  • Kisah-kisah personal
  • Challenge yang sedang tren
  • Rekomendasi dari influencer
  • QnA/Interview

 

Namun, Google tampaknya tidak tinggal diam. Mereka telah mulai mengintegrasikan konten video pendek dan hasil dari platform media sosial ke dalam hasil pencariannya dan fokus pada pengembangan AI (Artificial Intelligence) yang sudah tampil di halaman utama Google saat melakukan pencarian.

Jadi, apakah TikTok bisa menyaingi Google? Dalam waktu dekat, kemungkinan besar tidak sepenuhnya, Google masih terlalu kuat untuk digeser secara total. Namun untuk segmen pencarian berbasis rekomendasi, pengalaman, dan konten lifestyle, TikTok sudah menjadi kompetitor serius yang tidak bisa diabaikan.

 

Apa Artinya Ini bagi Brand?

Pergeseran ini membawa peluang besar. Jika dulu strategi digital marketing berfokus pada SEO di Google, kini TikTok SEO pun menjadi sama pentingnya. Penggunaan keyword yang tepat di caption, hashtag yang relevan, serta konten video yang menjawab pertanyaan spesifik pengguna adalah kunci agar konten mudah ditemukan di platform ini.

Singkatnya, TikTok bukan lagi sekadar tempat hiburan. Ia telah bertransformasi menjadi mesin pencari generasi baru yang visual, personal, dan berbasis komunitas. 

 

Kesimpulan

 

Tiktok dan Google punya keunggulannya masing-masing. Pada akhirnya, pilihan platform bergantung pada kebutuhan dan target audience brand itu sendiri. Brand dapat memanfaatkan keduanya secara strategis sesuai tujuan konten dan karakteristik audiensnya.

 

Brand kamu butuh strategi digital untuk SEO baik di Google maupun di media sosial? Yuk, konsultasikan kebutuhan brand kamu ke ART Digital.

 

Kontak kami di:

Email: info@artdigital.co.id / WA: 08170033798

Follow kami di Instagram, Tiktok @artdigital_id, Facebook, Youtube, dan LikedIn: ART Digital untuk informasi menarik seputar dunia digital.